Dalam dunia pendidikan, guru adalah salah satu kata kunci dalam membangun mutu pendidikan ke depan. Guru yang bermutu menjadi jaminan terbentuknya peserta didik yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki dasar kuat bagi proses pemuridan dalam konsep pendidikan Kristen. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum MPKW Sumut–Aceh, Dr. RE Nainggolan, MM, melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Ketua I, Dr. Parapat Gultom, saat membuka Pelatihan Pengajaran Kreatif Guru Sekolah Kristen yang bergabung dalam MPKW SU–NAD. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Perguruan Kalam Kudus, Jalan Kapten Muslim Medan.
Pelatihan ini merupakan awal dari rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada 28 Juli–12 Agustus 2025 di berbagai kota di Provinsi Sumatera Utara dan Aceh. Dalam sambutannya, RE Nainggolan—yang pernah menjabat sebagai Anggota Majelis Wali Amanat USU (2015–2020)—menegaskan bahwa guru adalah kunci utama dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu. Tanpa guru yang kompeten, infrastruktur yang lengkap dan teknologi yang canggih tidak akan memberi dampak maksimal.
Karena itu, beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelatihan ini sebagai upaya memperkuat pemuridan bagi para siswa melalui kerja sama MPK Indonesia, MPKW SU–NAD, yayasan, dan sekolah-sekolah Kristen. Konsep pendidikan yang berlandaskan ajaran Kristus diyakini sebagai jawaban atas tantangan global dalam membentuk siswa yang beretika dan berkarakter. “Kiranya pelatihan ini menjadikan guru-guru di bawah naungan MPKW Sumut–Aceh sebagai pendidik yang mengedepankan kasih dalam setiap pengajarannya,” ujar RE Nainggolan.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber Ezra Natan dan Jane Irawan dari The Mailbox Club (TMC) Indonesia. Sebanyak 33 peserta dari berbagai sekolah di lingkungan Yayasan Pendidikan Kristen se-Kota Medan mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan melihatnya sebagai proses pemuridan yang penting.
Hadir dalam acara pembukaan jajaran Pengurus MPKW Sumut–Aceh, antara lain Drs. Edward Sitorus, MSi, Dr. Parapat Gultom, Drs. Kasman Sembiring, MSi, Adelina Silaen, SPd, MPd, dan Jadi Pane, SPd, MM.
Pada sesi penutupan, Sekretaris MPKW, Drs. Edward Sitorus, menyampaikan terima kasih kepada MPK Indonesia, para pimpinan yayasan, kepala sekolah, guru-guru peserta, serta khususnya kepada Pimpinan Yayasan Perguruan Kalam Kudus yang telah bersedia menjadi tuan rumah. Penghargaan juga diberikan kepada kedua narasumber yang terus melanjutkan pelatihan di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara, Aceh Tenggara, dan Aceh Singkil.